Pak Dosen itu….

Pak Faisol, begitu kami memanggilnya, orangnya pendek dengan rambut lurus dan berkacamata. Setiap aku liat beliau waktu berjalan, sering kali beliau menatap kebawah seolah merunduk bagaikan padi, wajahnya selalu berseri dan terpancar cerah meskipun kulitnya tak seputih orang cina.

Beliau pertama kali mengajar kami mata kuliah JARINGAN KOMPUTER, setiap kali mengawali kelas aku belum pernah mendengar beliau mengucapkan salam, tapi saat melihat wajahnya, aku yakin dalam hatinya mengucap beribu salam untuk kami. Gaya mengajarnya lain daripada dosen yang lain, kalau yang lain dengan gaya lama yaitu dengan membuka buku atau laptop lalu menjelaskan sesuai dengan yang dibuka tersebut, yah mending kalau menjelaskan, ada juga yang hanya sekedar membaca isi presentasi tersebut dengan kakunya dan membuat mata ini serasa ingin tidur dikelas, yasudahlah….lain ladang memang lain belalang, lain dosen juga lain cara mengajarnya. Berbeda dengan dosen ini, beliau mengajar tak lebih hanya menulis beberapa potong kalimat dipapan, selebihnya beliau jelaskan dengan gamblang seolah-olah sudah sangat mengusai apa yang ditulis dipapan tersebut. Disela-sela memberi materi, banyak terlempar canda ataupun nasehat-nasehat kehidupan, sehingga membuat cair suasana kelas itu.

“Ini ilmu hidup lho, perhatikan….bla bla bla!” itu kata – kata yang kerap muncul ditengah2 kuliah, beliau sering kali mengkaitkan materi yang dijelaskan dengan implementasi dihidup ini, apapun materinya pasti dapet kaitannya dengan ilmu hidup. Dengan tawanya yang lepas dan senyumnya yang serasa ikhlas membuat kami semua merasa betah dikelas. Pernah beliau melontarkan pertanyaan ke salah satu mahasiswa seperti ini: Continue reading

Untittle

Hey apa kabar semua?
Yeah…lama banget gak nulis – nulis di blog tercinta ini, kerjaan yang begitu padet dan jadwal kuliah yang banyak menyita waktu yang jadikan alasan napa kok gak sempet ngeblog.

Hmm…buat semuanya :
MET TAHUN BARU 2010 (telatnya parah Yo..hehe)
MET HARI VALENTIN (yang lagi ngerayain)
MET TAHUN BARU CINA (yang lagi ngrayain)
dan MET NIKMATIN BULAN FEBRUARI aja deh hehee……

Oiya, di akhir tahun kemarin aku ada tulisanku yang dapet award dari sahabat blogger lho, makasih ya pak…dan maaf baru saya pajang awardnya. Ini dia awardnya…

award itu di tujukan ke tulisanku yang ini, yah…pokoknya makasih banget deh buat pak Edi yang udah ngasih award. Ntar kalo ada waktu tak teruskan ke yang lain.

Yah, jadi bingung nih mau nulis apaan. Udah ya…sampek disini dulu, ntar kalo udah ada ide pasti segera update blog deh.

Oiya ini aku ada sedikit sajak nih : Continue reading

Gurita Cikeas

Temen-temen, siapa yang mau buku gurita cikeas? nih aku ada ebooknya, silahkan di download! Denger-denger kok buku ini lagi booming, kira-kira apa isinya ya? Panduan memasak atau hanya lirik-lirik lagu politik? :hammer:

Enggak taulah apa isi buku itu, hanya para jenderal langit yang tau.
Yang aku tahu hanya esok ada ubi untuk di rebus, tak peduli aku dengan petinggi-petinggi negara!

Selamat membaca bagi yang berminat!

Klik disini untuk download

Untuk Ibu

Sebenernya udah lama aku pengen nulis ini, hanya saja belum sempet meluangkan waktu di blogku ini. Cerita ini tentang seorang Ibu.

Kapan hari yang lalu aku tugaskan kantor di pelindo 3 Surabaya, (tugas apa Yo? ya biasalah….nyangkul, hehe). Perjalanan dari sutorejo menuju pelindo itu emang rada jauh dan ramai banget, berbagai manusia berlalu lalang di sepanjang jalan itu. Ada direktur, walikota, pengamen, penjual nasi, penjual koran, pemulung bahkan perampok sekalipun berlomba untuk mencari sesuap nasi dan sejuta harapan untuk hidupnya.

Waktu itu aku pulang dari pelindo jam 4.30 dan langsung menuju kampus. Di tengah perjalanan yang ramai itu, ada kejadian yang membuatku tersentuh meski tak bisa bergerak(apaan sih maksudnya? hehe). Sebenernya kejadian ini wajar-wajar aja sih, dan temen-temen semua juga pasti sering ngeliat hal kayak gini, tapi gak tau napa waktu itu kok aku tersentuh banget.

Gini ceritanya….
Di perempatan kenjeran (perempatan yang dari arah perak kalo ke kiri menuju suramadu, kalo orang surabaya pasti tau dah..hehe) waktu itu ramai banget, tiiit…tiit…tooot…tooot, bunyi klakson bersautan dari semua arah. Lampu masih mencorong merah, dan itu pertanda masih belum bisa jalan (semua orang juga tau kaleee…hehehe), kendaraan semakin berjubel dan memadati jalan.

Dari sudut jalan, aku liat seorang ibu mendorong gerobak jualan nasi, tampak beliau mau nyebrang di Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.