Posted by: jiyofine | January 7, 2010

Gurita Cikeas

Temen-temen, siapa yang mau buku gurita cikeas? nih aku ada ebooknya, silahkan di download! Denger-denger kok buku ini lagi booming, kira-kira apa isinya ya? Panduan memasak atau hanya lirik-lirik lagu politik? :hammer:

Enggak taulah apa isi buku itu, hanya para jenderal langit yang tau.
Yang aku tahu hanya esok ada ubi untuk di rebus, tak peduli aku dengan petinggi-petinggi negara!

Selamat membaca bagi yang berminat!

Klik disini untuk download

Posted by: jiyofine | December 22, 2009

Untuk Ibu

Sebenernya udah lama aku pengen nulis ini, hanya saja belum sempet meluangkan waktu di blogku ini. Cerita ini tentang seorang Ibu.

Kapan hari yang lalu aku tugaskan kantor di pelindo 3 Surabaya, (tugas apa Yo? ya biasalah….nyangkul, hehe). Perjalanan dari sutorejo menuju pelindo itu emang rada jauh dan ramai banget, berbagai manusia berlalu lalang di sepanjang jalan itu. Ada direktur, walikota, pengamen, penjual nasi, penjual koran, pemulung bahkan perampok sekalipun berlomba untuk mencari sesuap nasi dan sejuta harapan untuk hidupnya.

Waktu itu aku pulang dari pelindo jam 4.30 dan langsung menuju kampus. Di tengah perjalanan yang ramai itu, ada kejadian yang membuatku tersentuh meski tak bisa bergerak(apaan sih maksudnya? hehe). Sebenernya kejadian ini wajar-wajar aja sih, dan temen-temen semua juga pasti sering ngeliat hal kayak gini, tapi gak tau napa waktu itu kok aku tersentuh banget.

Gini ceritanya….
Di perempatan kenjeran (perempatan yang dari arah perak kalo ke kiri menuju suramadu, kalo orang surabaya pasti tau dah..hehe) waktu itu ramai banget, tiiit…tiit…tooot…tooot, bunyi klakson bersautan dari semua arah. Lampu masih mencorong merah, dan itu pertanda masih belum bisa jalan (semua orang juga tau kaleee…hehehe), kendaraan semakin berjubel dan memadati jalan.

Dari sudut jalan, aku liat seorang ibu mendorong gerobak jualan nasi, tampak beliau mau nyebrang di Read More…

Posted by: jiyofine | December 3, 2009

Good bye my “GRAND”

Sudah enam tahun lebih dia nemenin hari-hariku, kemanapun aku pergi, kemanapun aku membutuhkannya dia selalu ada, sekarang dia pergi ninggalkan aku untuk selama-lamanya. Akan kukenang selalu indahmu bersamaku duhai motorku sayang….hahahaha

Yah,  di atas adalah pendahuluan tentang apa yang bakal aku tulis ini. Semua orang di indonesia pasti tau donk yang namanya motor “Astrea Grand” (gak tau lagi kalo orang utan…hahaha),  ya itulah motorku yang pertama dan yang nemenin aku hingga kemarin. Pertama kali aku dibelikan motor ini waktu awal-awal masuk SMA, duuh…meskipun hanya motor 2nd tapi aku udah seneng banget dah (wess pokoe sueeeneng pol njeduk, hahaha), dia selalu ku rawat seperti halnya kekasihku sendiri(halah…kayak punya kekasih aja Yo..Jiyo…hahaha). Ya intinya aku seneng banget ma motorku ini, meskipun beribu cacian, hinaan menerpa…tapi aku tetep PD..hahaha

Motor yang dirakit pada tahun 1996 dengan strip “biru-biru menawan”,  ber-nopol “W 2170 NV”, ada stiker ITS di slebor belakang, dan stiker “moon cofee shop Tuban” di slebor depan ini banyak banget nglalui hal-hal gila ma aku, dulu waktu kelas 2 SMA pernah tabrakan trus di angkut polisi ke polres, pernah juga nabrak trotoar hingga peyot…(kok pengalamannya nabrak terus ya? mana indahnya? hiiiiii)

Nah ini baru cerita indahnya.
Meskipun hanya motor butut, tapi motorku ini tak mau kalah dengan motor lain kalo masalah cinta, hehe…dia yang berhasil boncengkan cinta pertama, dia juga pernah sok-sok mogok di rumah seseorang hingga hujan turun sampai malam(dan bercengkeramalah kami berdua hingga malem menjemput, hahaha), emang pengertian banget dah  motorku ini.
yuk di balik

Posted by: jiyofine | October 23, 2009

TEMAN SEJATI TAK PERNAH MATI

Hay guys? apa kabar semuanya? yahoooo…kayaknya aku udah mulai aktif blogging lagi nih. tu wa ga…yuk mulai nulis!

Kalo kita denger kata sejati? apa sih yang ada dalam otak kecil kalian semua? (hihihihi…kalo GEDE ntar keluar dari kepala) Apa teringat tentang pacar? Keluarga? Teman? atau bahkan iklan rokok dengan goyang sejatinya? hahahaha
Uhmm, sejati itu berasal dari kata “seja” dan “ti”, seja artinya sejak dan ti artinya mati. Kalau di gabung mempunyai arti sejak itu sampai mati….(hahaha…ngawurnya parah)

Yang jelas, sejati itu sesuatu yang kokoh, erat, sebenarnya, dan sampai mati. Nah…kalau kata sejati ini di gabung dengan kata teman, maka akan menimbulkan makna yang luar biasa…(kok enggak dalem biasa aja Yo?hahaha :D ) Semua yang baca ini pasti punya teman sejati dunk…atau cinta sejati malah. :D
Menurut jiyo, seorang teman yang bisa di katakan sejati itu adalah sebagai berikut, hihihihi :

- kita nyaman kalo ada di deket mereka
- kita seneng kalo deket mereka
- kita bisa menggila bersama mereka
- kita bisa seriussss bersama mereka
- kita bisa saling mensupport
- kita bisa saling mengingatkan
- Kita bisa saling memaafkan
- dan tentunya kita bisa pinjem duit ke mereka

Yah, dari definisi diatas saya kira sudah bisa di kembangkan sendiri-sendiri sesuai dengan kebutuhan masing-masing.(gimana maksudnya tuh? mbuh aku dewe yo binun…hahaha)

Oke, di atas adalah pembahasan arti kata sejati, dan sekarang aku mau cerita sedikit tentang temen sejati yang ada dalam hidupku…dengerin ya, jangan di tinggal tidoor! :D
Yuk di balik…

Older Posts »

Categories